
Kimi Antonelli Rebut Pole, Leclerc Kedokor Usai Duel Ketat
Kimi Antonelli Rebut Pole Formula 1 GP Monaco 2026 menghadirkan persaingan sengit sejak sesi kualifikasi. Balapan tersebut berlangsung di Sirkuit Monte Carlo pada 5-7 Juni 2026. Selain itu, karakter lintasan sempit membuat setiap kesalahan dapat berakibat fatal.
Charles Leclerc sebenarnya tampil menjanjikan sejak sesi latihan bebas pertama. Pembalap Ferrari tersebut menjadi yang tercepat pada sesi latihan pertama. Ia mencatat waktu 1 menit 13,978 detik di depan rekan setimnya, Lewis Hamilton.
Namun, performa tersebut tidak berlanjut ketika memasuki sesi kualifikasi. Kimi Antonelli justru tampil sangat cepat dan merebut pole position. Pembalap Mercedes tersebut mencatat waktu 1 menit 12,051 detik.
Max Verstappen kemudian menempati posisi kedua dengan selisih hanya 0,043 detik. Sementara itu, Lewis Hamilton mengamankan posisi ketiga dengan catatan 1 menit 12,279 detik. Leclerc harus puas berada di posisi keempat dengan waktu 1 menit 12,351 detik.
Dengan demikian, Leclerc gagal memenuhi ekspektasi sebagai pembalap tuan rumah. Meski begitu, posisi keempat tetap memberikan peluang untuk meraih podium saat balapan utama.
Pada sesi Q3, Leclerc sempat menjadi pembalap tercepat. Akan tetapi, Antonelli kemudian menggeser posisinya melalui catatan waktu yang sangat kompetitif. Selain itu, Leclerc mengalami momen sulit ketika berusaha memperbaiki catatan terakhirnya.
Kimi Antonelli Rebut Pole karena itu, Antonelli akhirnya merebut pole perdana di Monte Carlo. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan performa Mercedes setelah Ferrari mendominasi latihan Jumat.
Leclerc Sempat Berada Di Posisi Podium
Leclerc Sempat Berada Di Posisi Podium balapan utama GP Monaco 2026 berlangsung dengan situasi yang penuh tekanan. Antonelli memulai lomba dari posisi terdepan dan langsung mempertahankan kendali. Sementara itu, Leclerc mengawali balapan dari posisi keempat.
Pada awal lomba, Verstappen mengalami masalah ketika mobil Red Bull miliknya tidak langsung bergerak sempurna. Kondisi tersebut membuat sejumlah pembalap harus melakukan manuver menghindar. Kemudian, Verstappen akhirnya tidak dapat melanjutkan perlombaan.
Situasi tersebut memberikan peluang besar bagi Leclerc untuk naik posisi. Pembalap Ferrari itu kemudian masuk ke posisi podium dan bertahan cukup lama. Bahkan, Leclerc berada di posisi ketiga untuk sebagian besar jalannya balapan.
Namun, masalah mulai muncul ketika balapan memasuki fase akhir. Sistem pengereman Ferrari milik Leclerc mengalami kendala yang semakin sulit dikendalikan. Selain itu, periode Safety Car membuat persaingan kembali berlangsung ketat.
Ketika restart di lakukan, Leclerc kehilangan kendali di tikungan terakhir. Mobilnya melaju lurus dan kemudian menghantam pembatas. Akibat benturan tersebut, Ferrari miliknya mengalami kerusakan serius. Dengan demikian, Leclerc harus mengakhiri balapan lebih awal.
Kegagalan tersebut menjadi pukulan berat bagi pembalap asal Monako tersebut. Sebelumnya, ia memiliki peluang besar mengamankan podium di depan pendukung sendiri. Namun, masalah teknis akhirnya menggagalkan kesempatan tersebut.
Leclerc pun tidak mendapatkan poin dari balapan kandangnya. Hasil resmi Formula 1 mencatat Leclerc berstatus DNF pada GP Monaco 2026.
Meski demikian, penampilannya sebelum mengalami insiden tetap menunjukkan kecepatan Ferrari. Oleh karena itu, kegagalan tersebut lebih berkaitan dengan persoalan teknis daripada kurangnya kecepatan.
Kimi Antonelli Kuasai Monaco Hingga Berhasil Rebut Pole
Kimi Antonelli Kuasai Monaco Hingga Berhasil Rebut Pole Kimi Antonelli akhirnya menjadi bintang utama GP Monaco 2026. Pembalap Mercedes tersebut tidak hanya mengamankan pole position. Ia juga berhasil mengubah posisi terdepan menjadi kemenangan dalam balapan utama.
Antonelli tampil dominan sejak awal lomba. Ia mampu membangun keunggulan besar atas para pesaingnya. Bahkan, keunggulannya sempat mendekati 30 detik sebelum rangkaian insiden memunculkan Safety Car.
Setelah restart, Antonelli tetap mampu menjaga posisi terdepan. Lewis Hamilton memberikan tekanan dari belakang. Namun, pembalap Mercedes tersebut tetap tenang hingga melewati garis finis.
Kemenangan itu menjadi kemenangan kelima Antonelli secara beruntun. Selain itu, hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai pemimpin klasemen Formula 1 2026. Antonelli juga berhasil mengamankan kemenangan pertamanya di Monte Carlo.
Lewis Hamilton kemudian finis di posisi kedua. Hasil tersebut memberikan Ferrari podium melalui pembalap Inggris tersebut. Sementara itu, Isack Hadjar mengamankan posisi ketiga untuk Red Bull.
Dengan demikian, podium GP Monaco 2026 tidak menampilkan Leclerc. Sebaliknya, Antonelli, Hamilton, dan Hadjar menjadi tiga pembalap yang meraih penghargaan podium.
Bagi Leclerc, hasil tersebut tentu mengecewakan karena Monaco merupakan balapan kandangnya. Namun, ia tetap menunjukkan performa kompetitif sebelum mengalami masalah rem. Selanjutnya, Ferrari harus melakukan evaluasi terhadap persoalan teknis tersebut.
Perjalanan Leclerc pada musim 2026 juga memperlihatkan performa yang cukup konsisten sebelum GP Monaco. Ia sebelumnya meraih podium di Australia dan Jepang. Kemudian, ia juga finis keempat di China dan Kanada.
Setelah Monaco, Leclerc akhirnya bangkit pada seri berikutnya. Ia memenangkan GP Inggris di Silverstone pada 5 Juli 2026. Selain itu, ia kembali meraih podium kedua pada GP Belgia.
Dengan hasil tersebut, GP Monaco 2026 kembali memperlihatkan pentingnya strategi dan ketahanan mobil. Di lintasan sempit seperti Monte Carlo, kesalahan kecil dapat mengubah seluruh hasil balapan. Oleh sebab itu, Leclerc harus menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal menghadapi seri berikutnya Kimi Antonelli Rebut Pole.